M
MERAMUGagasan, kultur, cerita — diramu jadi satu.
← Beranda
Tech

5G Jadi Fondasi AI, Komdigi Target Internet 100 Mbps Lebih Murah

Redaksi Meramu•4 November 2026•2 Menit Baca
5G Jadi Fondasi AI, Komdigi Target Internet 100 Mbps Lebih Murah
Antena menara seluler 5G. Foto: Tony Webster via Wikimedia Commons (CC BY 2.0). Foto ini bukan dokumentasi acara Lintas Teknologi Solutions Day 2026.

Meramu — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyebut jaringan telekomunikasi sebagai fondasi ekosistem AI. Hal itu ia sampaikan dalam Lintas Teknologi Solutions Day 2026 di Jakarta, dalam laporan Detik iNET yang dikutip sejumlah media pada 4 November 2026.

"Tidak ada pertukaran data tanpa jaringan telekomunikasi. Tidak ada transfer data yang terjadi. Tidak ada data yang bisa dikumpulkan oleh cloud kalau jaringan telekomunikasi tidak bekerja dengan baik," ujar Nezar.

Menurutnya, jaringan telekomunikasi adalah infrastruktur dasar dalam rantai pasok AI, sejajar dengan listrik, energi, dan air. Karena itu pemerintah mendorong penguatan jaringan broadband dan 5G: 5G dinilai paling tepat untuk AI karena latensinya lebih rendah, sehingga komputasi dan pengambilan keputusan bisa berjalan lebih cepat.

Di sisi harga, pemerintah menargetkan internet 100 Mbps dengan biaya lebih murah agar penetrasi ke rumah tangga semakin masif. Nezar menyebut tarif fixed broadband Indonesia rata-rata Rp300 ribu per bulan, lebih tinggi dibanding India yang berkisar US$5–10.

Target adopsi 5G juga dipatok naik: dari saat ini di bawah 10 persen menjadi sekitar 30–40 persen dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Nezar memperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia bisa mencapai US$366 miliar pada 2030, dari total potensi pasar ASEAN US$1 triliun.

Buat pengguna, pesannya sederhana: AI secanggih apa pun tetap butuh jaringan yang cepat, stabil, dan murah. Dan itu, kata Nezar, urutannya infrastruktur dulu.

← Kembali ke Beranda