Dua sesi digelar: sesi pertama pukul 13.30 WIB dan sesi kedua pukul 19.30 WIB. Acara disiarkan langsung lewat Garuda TV dan kanal YouTube AMI.
Isyana dan Andi Rianto Pimpin Nominasi
Isyana Sarasvati dan Andi Rianto memimpin daftar nominasi dengan masing-masing 8 nominasi. Isyana masuk lewat album EKLEKTIKO yang bersaing di Album Terbaik Terbaik, serta karya BURN di Karya Produksi Progresif Terbaik.
Idgitaf juga mencuri perhatian lewat album Berusaha di Bawah Hujan yang masuk Album Terbaik Terbaik. Pengisi acara malam puncak di antaranya KLa Project, Enau, dan Idgitaf.
Empat Kategori Baru
Dari 67 kategori, empat di antaranya baru pertama kali hadir tahun ini: Album Rap/HipHop Terbaik, Karya Produksi Musik Etno Terbaik, Karya Produksi HipDut Terbaik, dan Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik.
Cakupannya luas: pop, rock, jazz, dangdut, rap dan hip-hop, keroncong, metal, koplo, hingga musik etno. Daftar nominasi sendiri sudah diumumkan Yayasan AMI sejak 21 September 2026.
"Grammy Awards Versi Indonesia"
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyamakan kedudukan AMI dengan Grammy Awards versi Indonesia. Ia juga menyoroti kebangkitan genre musik daerah, yang ditandai hadirnya kategori Pesta Timur.
Fadli menyampaikan itu dalam taklimat media AMI Awards 2026 di Makassar pada 27 Oktober 2026, bersama Ketua Umum Yayasan AMI Candra Darusman dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.
AMI yang digelar sejak 1997 ini disebut sebagai penghargaan tertinggi bagi industri musik Indonesia. Besok malam, 67 piala akan menemukan pemiliknya, dan sorotan tertuju pada apakah dominasi nominasi Isyana dan Andi Rianto berubah jadi kemenangan.



