M
MERAMUGagasan, kultur, cerita — diramu jadi satu.
← Beranda
Entertainment

Kiky Saputri Minta Maaf soal "Rakyat Jelata", Video Jet Pribadi 2023 Viral Lagi

Redaksi Meramu•5 November 2026•3 Menit Baca
Kiky Saputri Minta Maaf soal "Rakyat Jelata", Video Jet Pribadi 2023 Viral Lagi
Ilustrasi: kabin jet pribadi (foto: JetRequest.com, lisensi CC BY-SA 3.0; bukan momen dalam video Kiky Saputri).

Meramu — Komika Kiky Saputri akhirnya buka suara soal video lamanya yang kembali viral dan memicu seruan boikot. Lewat unggahan Instagram, Rabu (4/11/2026), ia meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung dengan ucapannya di dalam video tersebut.

Video itu direkam pada 2023, saat Kiky bersama sejumlah pengisi acara diundang menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Dalam perjalanan, mereka berada satu pesawat jet pribadi dengan Menteri Perhubungan saat itu, Budi Karya Sumadi.

Di kabin, Kiky bercanda soal pengalaman pertamanya naik jet pribadi. Ia sempat menyinggung foto dengan tas mewah dan fenomena pamer kekayaan, lalu melontarkan kalimat yang kini jadi sorotan: "Pak, kalau naik jet pribadi begitu, kita bisa ke bawah gitu, 'hai, rakyat jelata' gitu?"

### Video lama, konteks hilang

Potongan video itu diunggah ulang sejumlah akun media sosial pada Jumat (30/10/2026) dan langsung menyebar. Tanpa konteks utuh, ucapannya dibaca sebagai ejekan terhadap masyarakat.

Kecaman pun datang bertubi-tubi, sampai muncul seruan boikot di media sosial. Sejumlah kreator ikut bersuara, termasuk Windah Basudara yang mengecam video tersebut.

Kiky sempat diam beberapa hari. Pada Minggu (1/11/2026), ia hanya mengunggah ulang video ceramah soal menghadapi fitnah di Instagram Story.

### Kata Kiky: itu sindiran buat flexing, bukan buat rakyat

Dalam klarifikasinya, Kiky menegaskan ucapan itu dimaksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing, bukan untuk merendahkan masyarakat. Ia menyebut dirinya sendiri pun memposisikan diri sebagai "rakyat jelata" yang baru pertama kali naik jet pribadi.

"Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut. Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu," tulis Kiky.

Sebagai komika yang dikenal lewat materi roasting, Kiky bilang candaan, sindiran, dan sarkasme memang jadi caranya menanggapi berbagai situasi. Tapi ia mengakui, sebagai figur publik, ia punya tanggung jawab untuk lebih berhati-hati memilih kata.

"Melalui penjelasan ini, aku ingin memberikan konteks yang lebih utuh, sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ucapan yang telah menyinggung teman-teman. Hal ini menjadi pelajaran besar," tulisnya di akhir pernyataan.

Kasus ini jadi pengingat soal jejak digital: video tiga tahun lalu bisa muncul lagi kapan saja, dan konteks yang hilang di potongan pendek bisa mengubah candaan jadi polemik. Yang membedakan akhirnya cuma satu hal: mau menjelaskan, atau membiarkan potongan itu bicara sendiri.

Kiky memilih menjelaskan.

← Kembali ke Beranda