Final itu berjalan sampai tujuh game. Tidak ada yang mau mengalah sampai game penentuan, dan Dominator keluar sebagai pemenang di ujung laga paling dramatis musim ini.
Dua Kali Runner-Up, Akhirnya Juara
Gelar ini terasa spesial karena bukan datang tiba-tiba. Dominator by NEMESIS sudah dua kali harus puas finis sebagai runner-up sebelum akhirnya pecah telur di Fall 2026.
Mereka melakukannya lewat roster berisi Tufz, Cy, JerL, Clean, dan eL. Di babak regular season, Dominator hanya finis di peringkat ketiga, tapi mereka bangkit di babak playoff sampai ke partai puncak.
Satu nama mencuri perhatian di final: JerL. Ia terpilih sebagai Finals MVP IKL Fall 2026 dan berhak atas hadiah tambahan US$1.000.
Tiket Dunia untuk Dua Finalis
Juara IKL Fall 2026 bukan cuma soal trofi. Dominator by NEMESIS resmi mengamankan tiket menuju Honor of Kings International Championship (KIC) dan Honor of Kings Nation Clash (KNC) 2026.
Kagendra sebagai runner-up juga ikut lolos ke dua ajang tersebut, plus hadiah sebesar US$11.300. Sementara itu, Bigetron by Vitality dan RRQ yang finis di posisi ketiga dan keempat harus puas dengan tiket menuju KIC 2026.
Artinya, Indonesia mengirim empat wakil ke panggung internasional Honor of Kings. Dominator dan Kagendra membawa dua tiket, Bigetron dan RRQ membawa satu tiket masing-masing.
Babak Baru Honor of Kings Indonesia
Kemenangan Dominator menandai babak baru persaingan Honor of Kings Indonesia. Sebelumnya, trofi IKL Fall 2025 dipegang Bigetron by Vitality. Kini, ada juara baru yang naik dari posisi runner-up berulang.
Buat skena yang masih tumbuh, cerita seperti ini yang bikin liga terasa hidup: tim yang dua kali gagal di final, lalu kembali dan menang di percobaan ketiga, lewat tujuh game yang bikin jantung deg-degan.
Pertanyaannya sekarang: apakah Dominator bisa membawa momentum Bandung ini ke panggung dunia, atau KIC 2026 akan jadi pelajaran pertama yang pahit?



