M
MERAMUGagasan, kultur, cerita — diramu jadi satu.
← Beranda
Tech

AI Sudah Siap, Birokrasi Kapan? Wamenkomdigi Tantang Instansi Pangkas Urusan Berminggu-minggu Jadi Hitungan Hari

Redaksi Meramu•3 November 2026•2 Menit Baca
AI Sudah Siap, Birokrasi Kapan? Wamenkomdigi Tantang Instansi Pangkas Urusan Berminggu-minggu Jadi Hitungan Hari
Ilustrasi otak dari rangkaian sirkuit sebagai simbol AI. Ilustrasi: JPxG via Wikimedia Commons (domain publik).

Meramu — Forum Lintas Teknologi Solutions Day 2026 digelar di Jakarta pada Selasa, 3 November 2026, dengan tema "AI Is Ready. Are You Part of It?". Pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah AI-nya siap, tapi apakah layanan publik kita ikut siap.

Forum yang bertepatan dengan 25 tahun PT Lintas Teknologi Indonesia ini mempertemukan pemerintah, industri telekomunikasi, perusahaan teknologi, dan pelaku ekosistem digital. Fokusnya: memakai AI secara bertanggung jawab dan benar-benar terasa manfaatnya buat masyarakat.

Aturan AI yang jelas jadi sorotan

Menurut Investor.id, forum ini menyoroti pentingnya kerangka regulasi AI yang jelas dan adaptif. Kepastian aturan dibutuhkan supaya industri punya arah, kepentingan publik tetap terjaga, dan inovasi tidak ikut mandek.

Presiden Direktur Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol, menegaskan teknologi tidak boleh berhenti sebagai inovasi semata. Sebagai system integrator, perusahaannya ingin menghubungkan kapabilitas teknologi dengan kebutuhan industri supaya jadi solusi yang relevan dan berdampak nyata.

Di forum yang sama, Lintas Teknologi menandatangani dua kerja sama strategis. Kerja sama dengan Ambit Geospatial Solution menjajaki infrastruktur AI yang aman, GeoAI untuk perencanaan smart city, dan pengembangan talenta digital lokal.

Sementara kerja sama dengan VoteeAI diarahkan ke edukasi komunitas, demonstrasi produk, penguatan kapabilitas internal, dan penjajakan penerapan AI di sektor telekomunikasi.

Tantangan buat instansi: satu layanan, dari minggu jadi hari

Di jalur yang sama, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria sebelumnya menantang setiap instansi pemerintah untuk menentukan minimal satu layanan yang bisa dipangkas waktu tunggunya. Targetnya: dari hitungan minggu menjadi hitungan hari, sebelum akhir kuartal IV 2026.

Tantangan itu disampaikan Nezar dalam pelatihan AI Value Chain pada Jumat, 30 Oktober 2026, dan dimuat InfoPublik pada Senin, 2 November 2026. Sasarannya antara lain pemrosesan dokumen, pengurusan perizinan, layanan informasi, dan kepatuhan terhadap aturan.

Penting untuk diluruskan: ini tantangan dan target, bukan pengumuman bahwa semua izin atau dokumen kini otomatis selesai dalam hitungan hari. Nezar sendiri menekankan keberhasilan AI harus diukur dari manfaat konkret buat layanan pemerintah dan masyarakat, bukan dari seberapa canggih modelnya.

Buat anak muda yang sudah terbiasa serba instan, tantangannya jelas. Kalau AI sudah siap, layanan publik tidak boleh lagi jadi alasan kenapa urusan sederhana harus menunggu berminggu-minggu.

← Kembali ke Beranda